Bisnis.com, JAKARTA — Emiten ritel perlengkapan rumah tangga, PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY) atau MR DIY mengungkap strategi perseroan untuk menyambut Lebaran 2025.
Direktur Keuangan MR DIY Rika Juniaty Tanzil mengatakan bahwa perseroan memiliki strategi untuk lebih menarik banyak pengunjung ke toko selama momen Lebaran 2025.
"Kami ada marketing activity berkah Ramadan, kemudian kami juga banyak promotional activity yang sudah kami jalankan," katanya kepada awak media belum lama ini.
Dia menjelaskan bahwa MR DIY selalu menggelar campaign yang memang dijalankan secara konsisten setiap Lebaran. Sejak berdiri pada 2017, campaign dilakukan selama 7 kali Lebaran yang sudah dilewati.
Adapun dia mengatakan bahwa MR DIY secara konsisten juga sudah mengukur kebutuhan inventory yang memang dibutuhkan selama periode Lebaran.
"Kami sudah mengirimkan semua inventory yang diperlukan ke toko-toko MR DIY untuk Lebaran," ujarnya.
Baca Juga
Lebih lanjut, dia mengungkap bahwa kinerja MR DIY setiap tahunnya dikontribusi oleh penjualan perseroan dalam tiga peak season, di antaranya momen Ramadan, back to school atau setelah liburan sekolah dan momen akhir tahun.
"Pertama ada Ramadan, kedua ada back to school, dan ada year-end seasonary. Jadi kontribusi seasonilty terhadap total perusahan cukup rata karena ada seasonality yang turut berkontribusi terhadap total penjualan secara keseluruhan," tambahnya.
Adapun dia menegaskan bahwa dengan adanya tiga peak season tersebut, MDIY optimistis dapat mencatat pertumbuhan penjualan ke depan.
MR DIY juga berencana melanjutkan ekspansi jaringan toko pada 2025, dengan melanjutkan ekspansi termasuk ke kota-kota tier 2 dan 3, untuk memperluas akses masyarakat Indonesia akan perlengkapan rumah tangga.
Adapun MR DIY sejak dibuka pada 2017 sudah membangun sebanyak 400 toko di seluruh Indonesia, dan jumlah tersebut semakin bertambah hingga mencapai 961 toko pada akhir 2024.
Kemudian, jaringan toko MR DIY jumlahnya semakin meningkat menjadi 1.000 toko pada Februari 2025, dengan peresmian toko ke-1.000 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Sementara itu dari sisi kinerja, MR DIY mencetak kenaikan laba bersih yang meroket sebesar 205,6% secara tahunan (year to year/yoy) pada 2024.
Berdasarkan laporan keuangan MR DIY, laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp1,1 triliun pada 2024, naik dibandingkan laba bersih 2023 sebesar Rp321,7 miliar.
Kenaikan laba bersih itu seiring dengan penjualan MR DIY yang juga meningkat 73,9% yoy dari Rp3,9 triliun pada 2023 menjadi Rp6,78 triliun pada 2024.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.