Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Temas (TMAS) Cetak Laba Bersih Rp673,36 Miliar Sepanjang 2024, Turun 13,96%

Emiten pelayaran PT Temas Tbk. (TMAS) mencatat penyusutan lababersih hingga 13,96% sepanjang 2024 menjadi Rp673,36 miliar.
Ilustrasi kapal melakukan pelayaran di Pelabuhan Makassar Sulawesi Selatan, Rabu (21/12/2022). Bisnis/Paulus Tandi Bone
Ilustrasi kapal melakukan pelayaran di Pelabuhan Makassar Sulawesi Selatan, Rabu (21/12/2022). Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten pelayaran peti kemas PT Temas Tbk. (TMAS) mencatatkan penurunan laba bersih sepanjang 2024 kendati berhasil membukukan kenaikan pendapatan.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 31 Desember 2024, emiten bersandi saham TMAS tersebut mencetak laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk senilai Rp673,36 miliar, turun 13,96% secara year on year (YoY) dibandingkan raihan laba Rp782,61 miliar pada periode yang sama 2023.

Penyusutan laba tersebut terjadi di tengah naiknya pendapatan jasa neto perseroan sebesar 0,9% menjadi Rp4,34 triliun dari tahun sebelumnya senilai Rp4,30 triliun.

Secara rinci, pendapatan TMAS mayoritas diperoleh dari jasa pelayaran dengan pihak ketiga mencapai Rp4,23 triliun atau naik 2,46% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,13 triliun. Adapun, jasa bongkar muat terpantau turun 27,55% menjadi Rp103,29 miliar dari sebelumnya Rp142,56 miliar.

Sementara itu, pendapatan dari pelayaran dengan pihak berelasi tercatat sebesar Rp5,34 miliar, turun dari tahun sebelumnya sebesar Rp17,18 miliar. Kemudian, dari jasa bongkar muat pihak berelasi juga turun 94,62% menjadi Rp670 juta.

Seiring naiknya pendapatan, beban jasa TMAS juga tercatat mengalami peningkatan sebesar 7,91% menjadi Rp3,44 triliun dari sebelumnya Rp3,19 triliun pada akhir 2023.

Alhasil, laba kotor TMAS sepanjang 2024 mengalami penyusutan sebesar 19,19% menjadi Rp900,18 miliar dari sebelumnya di akhir 2023 sebesar Rp1,11 triliun.

Setelah dikurangi berbagai macam beban, TMAS mencatat laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk sebesar Rp673,36 miliar, turun dari raihan 2023 sebesar Rp782,61 miliar.

Hingga akhir Desember 2024, TMAS mencatatkan jumlah aset senilai Rp4,40 triliun. Jumlah tersebut naik 8,38% dari Rp4,06 triliun pada akhir Desember 2023.

Sementara itu, jumlah liabilitas TMAS mencapai Rp1,54 triliun per 31 Desember 2024. naik dari Rp1,48 triliun per akhir Desember 2023. Adapun, jumlah ekuitas TMAS mencapai Rp2,85 triliun sampai akhir tahun 2024. naik dari Rp2,58 triliun dibandingkan 31 Desember 2023.

Kemudian untuk kas dan setara kas akhir periode terjadi penurunan 24,05% dari Rp883,15 miliar menjadi Rp670,73 miliar.

Di lantai Bursa, pada penutupan perdagangan sesi I hari ini, Kamis (27/2/2025), harga saham TMAS tercatat naik 2,29% atau 3 poin ke Rp134 per saham. Kendati begitu, sepanjang tahun berjalan 2025, harga saham TMAS mencatat pelemahan sebesar 3,60%.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ibad Durrohman
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper