Bisnis.com, JAKARTA — Emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) milik Hermanto Tanoko PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO) mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp470 miliar sepanjang 2024, tumbuh 46% dibandingkan dengan periode tahun 2023.
Torehan laba bersih 2024 itu didorong realisasi penjualan mencapai Rp2,7 triliun, meningkat 29% dibandingkan dengan penjualan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Tujuh tahun berturut-turut tumbuh dua digit merupakan bukti nyata dari kesungguhan komitmen perseroan untuk tumbuh berkelanjutan,” kata CEO CLEO Melisa Patricia lewat siaran pers, Rabu (26/3/2025).
Melisa mengatakan torehan laba bersih ini berasal dari upaya perseroan memperluas pabrik dan jaringan distribusi di seluruh Indonesia untuk terus menerus berekspansi supaya bisa hadir lebih dekat kepada konsumen. Dalam hal ini, CLEO telah didukung oleh keberadaan 32 pabrik yang tersebar di seluruh Indonesia.
Melisa menambahkan, perseroannya bakal menambah pembangunan pabrik baru setiap tahunnya untuk menjangkau konsumen potensial. Tahun ini, kata dia, perseroan tengah menyelesaikan 3 pabrik baru di Palu, Pontianak dan Pekanbaru.
Selain melakukan perluasan usaha, inovasi yang terus dilakukan juga menjadi kunci kesuksesan CLEO. Dalam hal ini, CLEO secara gencar berinovasi untuk menciptakan produk-produk baru yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen yang terus berkembang.
Baca Juga
Pendekatan melalui inovasi ini telah menarik pelanggan setia CLEO karena produk yang dihadirkan semakin bervariatif sehingga konsumen bisa menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan masing-masing.
“Pertumbuhan penjualan secara gemilang selama tujuh tahun berturut-turut ini menunjukkan, betapa konsumen menghargai komitmen dan kesungguhan Perseroan dalam menyediakan air minum yang sehat dan aman, sehingga permintaan terhadap produk CLEO terus bertumbuh secara konsisten,” kata Melisa.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.