Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Merger XL Axiata (EXCL) dan Smarfren (FREN) Masih Tunggu Restu Komdigi

PT XL Axiata Tbk. (EXCL) menyebut eksekusi merger dengan PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) dan PT Smart Telecom masih menunggu persetujuan Komdigi.
Karyawan melayani pelanggan di salah satu gerai XL Center di Jakarta, Selasa (7/1/2025). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melayani pelanggan di salah satu gerai XL Center di Jakarta, Selasa (7/1/2025). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA — PT XL Axiata Tbk. (EXCL) menyebut eksekusi merger dengan PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) dan PT Smart Telecom masih menunggu persetujuan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Chief Corporate Affairs XL Axiata Marwan O. Baasir mengatakan EXCL sudah menyampaikan surat yang berisi persyaratan merger kepada Komdigi. Saat ini, perseroan tengah menunggu persetujuan dari Komdigi.

“Sudah disampaikan semua dokumen yang diminta yang dipersyaratkan. Lagi dievaluasi, di-assessment. Kita lagi menunggu dari Komdigi,” kata Marwan di kantor XL, Kamis (27/2/2025).

Terkait dengan tenggat waktu persetujuan, Marwan menuturkan berdasarkan timeline yang disusun oleh XL Axiata dan Smartfren, persetujuan dari regulator diharapkan rampung pada Maret 2025.

“Seingat saya, akhir Maret atau awal Maret gitu. Tapi kita tunggu lah ya dari Komdigi karena mereka masih butuh waktu kan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Marwan belum dapat memastikan perihal pengembalian frekuensi kepada pemerintah setelah perseroan merger menjadi XLSmart. 

“Belum ada official statement ya mengenai khusus pengembalian spektrum. Jadi kita enggak bisa bilang apakah akan ada pengembalian spektrum,” ujar Marwan.

Diberitakan sebelumnya,  PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) dan PT Smart Telecom mengumumkan penggabungan usaha (merger) dengan nilai mencapai Rp104 triliun. Penggabungan ini akan membentuk entitas telekomunikasi baru bernama PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. (XLSmart).

Group Chief Executive Officer Axiata Group Vivek Sood mengatakan merger ini menggabungkan dua entitas yang akan saling melengkapi dalam melayani pangsa pasar telekomunikasi Indonesia.

XLSmart akan memiliki skala, kekuatan finansial, dan keahlian yang mampu mendorong investasi infrastruktur digital, memperluas jangkauan layanan, dan mendorong inovasi bagi pelanggan, sekaligus menciptakan pasar yang lebih sehat dan kompetitif.

“Merger ini merupakan langkah penting dalam membangun fondasi ekonomi digital yang tangguh. Merger ini akan memungkinkan kami untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur yang unik bagi Indonesia sebagai negara kepulauan,” kata Vivek dikutip Rabu (11/12/2024). 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Lukman Nur Hakim
Editor : Ana Noviani
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper