Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Grup Salim (IMAS) Akuisisi Nissan Motor Indonesia, Garap Segmen Perakitan

Grup Salim akuisisi Nissan Motor Indonesia melalui PT National Assemblers untuk memperkuat bisnis perakitan kendaraan. IMAS kini kuasai 99,9% saham NMI.
Nissan meluncurkan The All-New Nissan Serena e-POWER, membawa teknologi bantuan mengemudi, ProPILOT untuk Indonesia di GIIAS 2024/BISNIS-Afiffah Rahmah
Nissan meluncurkan The All-New Nissan Serena e-POWER, membawa teknologi bantuan mengemudi, ProPILOT untuk Indonesia di GIIAS 2024/BISNIS-Afiffah Rahmah

Bisnis.com, JAKARTA – Sayap otomotif Grup Salim, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS) melalui anak usahanya PT National Assemblers (NA) telah mengakuisisi PT Nissan Motor Indonesia (NMI), perseroan terbatas yang berkedudukan di Kabupaten Purwakarta.

Berdasarkan keterbukaan informasi hari ini, Jumat (29/8/2025) penandatanganan akta jual beli saham telah dilakukan pada 29 Agustus 2025 oleh PT National Assemblers. Dengan akuisisi ini, PT National Assemblers menggenggam 99,9% kepemilikan PT Nissan Motor Indonesia.

Untuk diketahui, PT National Assemblers merupakan anak usaha IMAS yang 99,9% sahamnya digenggam induk usaha.

Manajemen menjelaskan, akuisisi tersebut dilakukan bertujuan untuk menambah portofolio di bisnis perakitan kendaraan.

"Meningkatkan kinerja usaha di Indomobil Group dengan menambahkan portofolio perusahaan yang bergerak di bidang perakitan kendaraan bermotor," tulis IMAS dalam keterbukaan informasi.

Merujuk kinerja perseroan di semester I/2025, IMAS mencatatkan laba sebesar Rp43,15 miliar pada semester I/2025, naik 9,36% YoY dibandingkan periode yang sama 2024 sebesar Rp39,46 miliar. 

Pertumbuhan laba IMAS sejalan dengan pendapatan yang naik 2,54% YoY menjadi Rp14,76 triliun pada semester I/2025, dibandingkan Rp14,39 triliun pada semester I/2024. Sumber pendapatan terbesar Indomobil berasal dari segmen usaha otomotif, termasuk bengkel sebesar Rp11,71 triliun, naik 3,26% YoY. 

Adapun, IMAS menaungi sejumlah merek seperti Suzuki hingga Nissan di Indonesia. Salah satu merek, yakni Suzuki mencatatkan penurunan pendapatan neto dari pelanggan 10,37% YoY menjadi Rp251,46 miliar. 

Sementara itu, merek Nissan mencatatkan peningkatan pendapatan 47,5% YoY menjadi Rp469,55 miliar pada paruh pertama 2025. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro