Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kehadiran Bullion Bank jadi Katalis Baru Emiten Emas UNTR, BRMS Cs

Bullion Bank bisa menjadi sentimen positif untuk emiten tambang dan perhiasan emas seperti ANTM, BRMS, HRTA dan UNTR.
Pengunjung beraktivitas di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/12/2024). / JIBI/Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung beraktivitas di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/12/2024). / JIBI/Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah analis menilai positif peluncuran bullion bank oleh Presiden Prabowo Subianto pada hari ini, Rabu (26/2/2025). Bank emas itu diperkirakan bakal menjadi katalis positif bagi emiten yang memiliki eksposur pada emas.

Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Miftahul Khaer mengatakan bullion bank bisa menjadi sentimen positif untuk emiten tambang dan perhiasan emas seperti ANTM, BRMS, HRTA dan UNTR.

“Maupun bagi emas sebagai instrumen investasi,” kata Miftahul saat dihubungi, Rabu (26/2/2025).

Di sisi lain, Miftahul berharap, kehadiran bullion bank dapat membuat likuiditas dan harga emas meningkat mendatang.

“Sehingga investor baik ritel maupun institusional semakin percaya untuk mengalokasikan portofolionya ke aset safe haven ini,” kata Miftahul.

Dengan demikian, dia mengatakan, kinerja fundamental emiten emas bisa terdorong, sekaligus memperkuat prospek emas sebagai alat perlindungan nilai terhadap inflasi dan volitalitas pasar global.

Selain itu, Praktisi Pasar Modal sekaligus Direktur Indovesta Utama Mandiri Rivan Kurniawan menuturkan kehadiran bullion bank akan membuat ekosistem emas lebih terintegrasi, dan meningkatkan daya saing ekonomi.

"Menurut saya, ada banyak investor saham yang tertarik mengenai instrumen ini karena harga emas sedang dalam fase uptrend," kata Rivan, Rabu (26/2/2025).

Hanya saja, lanjut Rivan, sulit untuk pindah sepenuhnya dari instrumen saham ke emas, karena instrumen saham juga menawarkan return yang menarik bagi investor di Indonesia.

Rivan juga menjelaskan Bullion Bank bisa menjadi alternatif investasi bagi investor pasar modal karena sifat emas sebagai instrumen hedging terhadap inflasi.

Apalagi jika fee transaksi bullion bank ini rendah, maka akan semakin menarik lagi bagi investor.

"Jadi, lebih tepatnya akan ada beberapa investor yang melakukan diversifikasi portofolio investasinya ke instrumen emas," ucap Rivan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan layanan bank emas atau bullion bank di Indonesia pada Rabu (26/2/2025).

Prabowo mengatakan terdapat potensi tambahan PDB sekitar Rp245 triliun dari layanan Bank Emas tersebut. Selain itu, Prabowo mengatakan, ekosistem bullion bank bakal membuka lapangan kerja sebanyak 1,8 juta.

“Kita harapkan bahwa ini akan meningkatkan PDB kita kalau tidak salah bisa menambah Rp245 triliun,” kata Prabowo saat membuka peresmian Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) di Gade Tower, Rabu (26/2/2025).

Selain itu, Prabowo Subianto berharap bullion bank itu juga ikut membantu menghemat devisa negara. Dia mengatakan emas akan diolah dari industri hulu sampai dengan hilir dan disimpan di dalam negeri.

“Dan tidak mengalir ke luar negeri meningkatkan juga pengendalian stabilitas moneter melalui mekanisme likuidasi emas kepada bank emas di dalam negeri,” kata Prabowo.

________

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper