Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BEI Buka Gembok Saham LION dan CMNP & Suspensi Saham WIFI, SSMS, PURI

BEI melakukan suspensi saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS), dan PT Puri Global Sukses Tbk. (PURI) mulai hari ini.
Pegawai beraktivitas di galeri Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan saham 2025 di Jakarta, Kamis (2/1/2025)./Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di galeri Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan saham 2025 di Jakarta, Kamis (2/1/2025)./Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau suspensi saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS), dan PT Puri Global Sukses Tbk. (PURI) mulai hari ini, Selasa (4/2/2025).

Pada saat bersamaan, bursa membuka gembok perdagangan saham PT Lion Metal Works Tbk. (LION) dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP).

Adapun, suspensi atas saham WIFI, SSMS, dan PURI disebabkan telah terjadi peningkatkan harga kumulatif yang signifikan. Penghentian sementara perdagangan ini dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai.

"Dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono, Selasa (4/2/2025).

Dengan demikian, bursa meminta para pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.

Sementara itu, saham LION dan CMNP kini sudah bisa ditransaksikan lagi di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I hari ini, Selasa (4/2/2025).

Adapun, saham CMNP digembok oleh bursa karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Kenaikan harga saham CMNP itu menyusul kabar masuknya Salim Grup menjadi pengendali perseroan. 

Hasyim, Sekretaris Perusahaan CMNP, mengatakan sejauh ini perseroan belum menerima pemberitahuan ataupun korespondensi baik dari pemegang saham maupun dari Salim Grup terkait dengan rencana pengalihan saham utama di perusahaan jalan tol itu. 

"Selain itu, saat ini tidak terdapat informasi atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup serta harga sama perseroan," ujarnya dikutip dari keterbukaan informasi, Selasa (14/1/2025). 

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dwi Nicken Tari
Editor : Dwi Nicken Tari
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper