Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Penjualan Domestik Loyo, OBM Drilchem (OBMD) Bukukan Koreksi Laba 21,06%

OBM Drilchem (OBMD) alami penurunan laba bersih 21,06% YoY di semester I/2025 akibat penurunan penjualan domestik, meski ekspor naik 71,46%.
Ilustrasi kilang minyak lepas pantai / Kementerian ESDM
Ilustrasi kilang minyak lepas pantai / Kementerian ESDM

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten produsen fasilitas pengeboran minyak, PT OBM Drilchem Tbk. (OBMD) membukukan penurunan laba bersih sebesar 21,06% year on year (YoY) pada semester I/2025. Laba bersih ini susut seiring dengan penjualan yang juga kontraksi.

Berdasarkan laporan keuangan, perseroan membukukan penjualan bersih sebesar Rp83,43 miliar pada periode Januari-Juni 2025, turun 10,41% YoY dibandingkan dengan penjualan bersih semester I/2024 sebesar Rp93,13 miliar. 

Bila dibedah, penjualan untuk pasar domestik mencapai Rp44,08 miliar, atau terpangkas 37,18% YoY dari Rp70,18 miliar pada semester I/2024. Sebaliknya, penjualan untuk ekspor melesat 71,46% YoY, dari Rp22,95 miliar pada semester I/2024 menjadi Rp39,35 miliar di semester I/2025.

Bila ditilik berdasarkan pelanggan dengan share penjualan lebih dari 10%, penjualan OMBD ke PT Bariod Indonesia pada semester I/2025 terkoreksi 17,17% YoY dari Rp19,46 miliar menjadi Rp16,12 miliar.

Sementara itu, penjualan ke perusahaan asal India, M/s. Oil and Natural Gas Corporation LTD. meningkat 71% YoY dari Rp16,28 miliar menjadi Rp27,85 miliar.

Penurunan penjualan perusahaan ini dibarengi dengan penurunan beban pokok penjualan sebesar 63,19% YoY dari Rp12,59 miliar menjadi Rp4,51 miliar. Alhasil, aba kotor perusahaan terkoreksi tipis, hanya 2,41% YoY dari Rp80,87 miliar menjadi Rp78,92 miliar.

Kinerja top line yang lesu tersebut membuat sisi bottom line terpangkas. OBMD mencatat laba bersih setelah pajak penghasilan dalam semester I/2025 sebesar Rp21,36 miliar. Jumlahnya terkoreksi 21,06% YoY dibandingkan dengan laba bersih semester I/2024 sebesar Rp27,06 miliar.

Dari sisi neraca keuangan, aset perseroan meningkat 11,40% YoY dari Rp201,43 miliar menjadi Rp224,39 miliar. Rinciannya, ekuitas tumbuh 20,26% menjadi Rp195,39 miliar, sementara liabilitas turun 25,67% ke Rp28,95 miliar.

Menilik kinerjanya di lantai bursa, kapitalisasi pasar OBMD pada perdagangan terakhir mencapai Rp257,92 miliar. Saham OBMD saat ini dibanderol Rp320 per saham, mencerminkan penguatan 2,56% pada perdagangan Jumat (29/8/2025), atau melesat 42,85% sejak awal tahun.

Lonjakan harga saham di perdagangan terakhir selaras dengan capaian net buy asing sebesar Rp21,2 juta, namun sejak awal tahun menorehkan net sell asing sebesar Rp144 juta.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro