Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan ini, 25-29 Agustus 2025 mencatatkan rekor penutupan all time high (ATH) baru. Saham-saham seperti PGUN hingga TEBE masuk dalam daftar top gainers.
Berdasarkan data bursa, IHSG mencatat ATH penutupan di level 7.952,088 pada Kamis (28/8), melampaui rekor ATH sebelumnya di level 7.943,825 pada penutupan Rabu (20/8). Kapitalisasi pasar BEI juga menorehkan rekor baru, mencapai Rp14.377 triliun pada Kamis (28/8), melewati capaian sebelumnya Rp14.372 triliun pada Rabu (27/8).
Namun, rekor terputus di penutupan akhir pekan ini. Pada perdagangan Jumat (29/8/2025), IHSG ditutup koreksi 1,53% ke 7.830 dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp14.211 triliun.
IHSG selama sepekan ini turun 0,36%, ditutup pada level 7.830,49 dari 7.858,85 pada pekan lalu. Meski begitu, rata-rata volume transaksi harian di pasar saham pekan ini meningkat sebesar 19,56% menjadi 47,19 miliar saham dari 39,47 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Rata-rata frekuensi transaksi harian selama pekan ini juga mengalami peningkatan sebesar 8,80% menjadi 2,31 juta kali transaksi dari 2,12 juta kali transaksi pada pekan lalu. Kapitalisasi pasar BEI juga meningkat sebesar 0,36% menjadi Rp14.182 triliun dari Rp14.131 triliun pada sepekan sebelumnya.
Dalam pekan ini, saham yang masuk daftar top gainers atau yang mengalami peningkatan paling tinggi antara lain adalah PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) yang naik 113,15% ke Rp3.080, PT Ketrosden Triasmitra Tbk. (KETR) naik 112,84% ke Rp630, PT Perdana Bangun Pusaka Tbk. (KONI) naik 92,86% ke Rp2.430, hingga PT Dana Brata Luhur Tbk. (TEBE) yang naik 67,86% ke Rp1.880.
Baca Juga
Sebaliknya, dari deretan saham top losers atau yang mengalami kontraksi terdalam, dipimpin oleh emiten perusahaan pembiayaan PT Mandala Multifinance Tbk. (MFIN) yang terkoreksi 26,02% ke Rp1.180, kemudian PT Shield On Service Tbk. (SOSS) turun 22,02% ke Rp655, disusul PT Wir Asia Tbk. (WIRG) yang turun 17,57% ke Rp183, hingga PT Verona Indah Pictures Tbk. (VERN) yang turun 16,90% ke Rp118.
Sementara itu, saham-saham yang berkontribusi paling besar menopang laju IHSG alias top leaders dipimpin oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang naik 25,85% atau menyumbang 78.11 poin pendorong laju IHSG, disusul PT Barito Renewable Energy Tbk. (BREN) yang naik 5,87% dengan kontribusi 18,96 poin, PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) naik 8,33% dengan kontribusi 5,28 poin, hingga PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) yang naik 44,85% dengan kontribusi 5,05 poin menopang laju IHSG.
Sebaliknya, saham-saham yang menjadi pemberat laju IHSG atau top laggards dipimpin oleh PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang turun 4,44% atau berkontribusi atas 26,76 poin terhadap pelemahan IHSG dalam sepekan.
Berikutnya ada PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang turun 8,72% dengan kontribusi penurunan 23,49 poin, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) turun 3,27% atau berkontribusi atas 14 poin, hingga PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang turun 3,4% atau berkontribusi atas 12,53 poin penurunan laju IHSG.
Adapun, dalam pekan ini net buy asing tercatat sebesar Rp1,49 triliun. Angkanya turun dibanding net buy asing pada pekan lalu sebesar Rp2,73 triliun. Penurunan tersebut diakibatkan pada perdagangan terakhir, Jumat (29/8/2025), pasar mencatatkan net sell asing sebesar Rp1,12 triliun. Secara year to date, pasar saham Indonesia masih menorehkan net sell asing sebesar Rp50,94 triliun.