Bisnis.com, JAKARTA —Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan penghentian perdagangan sementara terhadap saham emiten CPO Haji Isam PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) dan membuka suspensi saham emiten afiliasi Tommy Soeharto PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A. mengatakan suspensi terhadap saham JARR dilakukan seiring dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Berdasarkan data BEI, saham JARR melejit dalam sebulan terakhir dari posisi Rp436 pada 28 Juli 2025 ke posisi Rp1.665 per saham pada 28 Agustus 2025. Artinya, saham JARR meroket 281,88% dalam sebulan.
“Sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 29 Agustus 2025 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut,” tulis BEI dalam pengumuman, Jumat (29/8/2025).
Ini merupakan kali kedua saham emiten perkebunan sawit dan produsen crude palm oil (CPO) milik konglomerat Kalimantan Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam disuspensi BEI.
Sebelumnya, BEI juga menggembok saham JARR pada perdagangan 27 Agustus 2025 dan dibuka sehari setelahnya.
Dalam pengumuman terpisah, BEI kembali membuka perdagangan saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) yang sempat disuspensi pada 28 Agustus 2025.
Senada dengan JARR, saham HUMI juga disuspensi dalam rangka cooling down dan sebagai bentuk perlindungan investor lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Sebulan terakhir, saham HUMI terbang 211,86% ke level Rp184 pada akhir perdagangan Rabu (27/8/2025).
“Suspensi atas perdagangan saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai serta Waran Seri I PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI-W) di Seluruh Pasar dibuka kembali mulai sesi I 29 Agustus 2025.”
Sebagai informasi, HUMI merupakan emiten pelayaran yang terafiliasi dengan Tommy Soeharto pemilik PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. (HITS).
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.