Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini menguji level resistance 6.557-6.938.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat sebesar 3,80% atau 236,74 poin ke posisi 6.472,36 saat penutupan Rabu (26/3/2025).
Kemarin, IHSG dibuka di level 6.314,33 dan sempat bergerak ke level terendah 6.312,97 dan level tertinggi 6.489,15. Saat penutupan, sebanyak 554 saham menguat, 123 saham menurun, dan 281 saham stagnan.
Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata aksi jual yang terjadi di pasar saat ini menimbang pasar modal Indonesia yang akan mengalami libur Lebaran cukup panjang. Saat libur lebaran, menurutnya efek dari tarif Trump akan mulai berlaku pada 2 April mendatang.
Karena hal tersebut, lanjutnya, investor mulai mengurangi posisi atau melakukan aksi jual di pasar modal Indonesia untuk menghindari volatilitas selama libur Lebaran.
Meskipun demikian, Liza masih memandang optimistis terhadap prospek pasar modal Indonesia. Dia menyebut saat ini valuasi PE dan PBV pasar modal Indonesia telah cukup murah dibandingkan dengan beberapa pasar modal.
"Intinya masih banyak potensi ke depannya, cuma kita bergantung kepada deregulasi dari pemerintah. Stimulus-stimulus apa yang bisa mereka hadirkan dalam beberapa bulan ke depan?" ucapnya.
Sementara, Tim Analis MNC Sekuritas melihat porsi pembelian di IHSG terus meningkat. Walaupun demikian, ada potensi penguatan IHSG terbatas dan rawan koreksi ke area 5,879-5,975.
"Pada skenario terbaiknya (merah), posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave B dari wave (Y), sehingga IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji area resistance 6,557-6,938," tulis Tim Riset MNC Sekuritas, Kamis (27/3/2025).
Support: 5,967, 5,825
Resistance: 6,557, 6,707
Berikut sejumlah saham yang direkomendasikan untuk hari ini:
BBNI - Buy on Weakness
BBNI menguat 8,97% ke 4,250 dan masih disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan BBNI masih tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, posisi BBNI saat ini sedang berada di awal wave (B).
Buy on Weakness: 3,970-4,160
Target Price: 4,320, 4,530
Stoploss: below 3,820
DSNG - Buy on Weakness
DSNG menguat 2,63% ke 780 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Selama DSNG masih mampu bergerak di atas 700 sebagai stoplossnya, maka posisi DSNG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.
Buy on Weakness: 730-755
Target Price: 815, 855
Stoploss: below 700
ITMG - Buy on Weakness
ITMG menguat 2,23% ke 22,950 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Kami perkirakan, posisi ITMG saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave [B].
Buy on Weakness: 22,425-22,725
Target Price: 23,175, 23,600
Stoploss: below 22,100
MDKA - Buy on Weakness
MDKA menguat 7,41% ke 1,450 dan masih disertai oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. Kami perkirakan, posisi MDKA saat ini sedang berada pada bagian dari wave A dari wave (B) pada skenario hitam.
Buy on Weakness: 1,365-1,420
Target Price: 1,520, 1,630
Stoploss: below 1,310
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.