Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Ditutup Turun 1,83%, Saham BRIS hingga MDKA Jeblok Usai Bullion Bank Meluncur

IHSG ditutup turun 1,83% ke level 6.485,45 pada perdagangan hari ini, Kamis (27/2/2025). Terpantau saham BRIS hingga MDKA jeblok usai Bullion Bank meluncur.
Investor mengamati layar informasi harga saham di Jakarta, Selasa (28/1/2025)./JIBI/Bisnis/Arief Hermawan P
Investor mengamati layar informasi harga saham di Jakarta, Selasa (28/1/2025)./JIBI/Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah ke level 6.485,45 pada perdagangan hari ini, Kamis (27/2/2025). Sejumlah saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) hingga PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) jeblok.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mencatatkan pelemahan sebesar 1,83% atau 120,73 poin ke level 6.485,45. IHSG dibuka di level 6.609,89 pada perdagangan hari ini.

IHSG berada di level terendah 6.443,22 dan mencatatkan level tertinggi sepanjang perdagangan hari ini saat penutupan 6.626,26.

IHSG ditutup dengan nilai transaksi yang diperdagangkan mencapai Rp12,75 triliun, volume transaksi 18,39 miliar lembar, dan frekuensi transaksi 1,13 juta kali. Adapun, market cap pasar modal Indonesia mencapai Rp11.232 triliun.

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 209 saham menguat, 435 saham melemah, dan 311 saham tak beranjak atau stagnan.

Pada perdagangan hari ini, harga saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) jeblok 8,36%. Pelemahan harga saham BRIS terjadi setelah peluncuran bullion bank atau bank emas pada kemarin, Rabu (26/2/2025), di mana BRIS menjadi salah satu lembaga yang menyediakan layanan bullion bank.

Saham emiten tambang emas PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) juga jeblok 8,78% dan saham emiten emas PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) melemah 0,31% pada perdagangan hari ini.

Sejumlah saham dengan nilai transaksi tinggi juga mencatatkan pelemahan. Harga saham bank jumbo misalnya lesu. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) mencatatkan pelemahan harga 4,97%. Lalu, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) melemah 2,85%, serta PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) melemah 5,28%.

Selain itu, deretan saham dengan nilai transaksi tinggi lainnya mencatatkan pelemahan harga seperti PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) turun 1,3% dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) turun 1,53%.

Pada perdagangan hari ini, terdapat sejumlah saham yang paling jeblok atau top losers. Harga saham PT Vastland Indonesia Tbk. (VAST) turun 15,83%, PT Wahana Pronatural Tbk. (WAPO) turun 13,41%, serta PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) turun 12,12%.

Adapun, terdapat deretan saham yang mencatatkan kinerja paling moncer atau top gainers. Harga saham PT Sat Nusapersada Tbk. (PTSN) naik 34,74%, PT Jaya Agra Wattie Tbk. (JAWA) naik 34,02%, serta PT Bersama Mencapai Puncak Tbk. (BAIK) naik 31,82%.

Pelemahan IHSG hari ini berbalik dari kondisi penguatan 0,29% pada perdagangan kemarin, Rabu (26/2/2025) ke level 6.606,18.

Tim Riset Phintraco Sekuritas menilai pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin dapat mengindikasikan kondisi bahwa pasar sudah mulai mencerna pembentukan Danantara oleh Pemerintah RI secara lebih objektif.

Dari eksternal, sentimen yang berkembang yaitu terkait isu tarif dan arah kebijakan The Fed. Selain itu, terdapat sentimen atas kebijakan Presiden AS, Donald Trump yang mempertahankan rencana implementasi tarif untuk Kanada dan Meksiko, bahkan berpotensi meluas ke Uni Eropa.

_______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper