Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Penjualan Bijih Nikel United Tractors (UNTR) 2024 Capai 1,97 Juta wmt

Pada 2024, pendapatan UNTR dari segmen pertambangan emas dan mineral lainnya mencapai Rp9,9 triliun atau naik 90% dari Rp5,2 triliun pada 2023.
Alat berat Komatsu yang dipasarkan PT United Tractors Tbk. (UNTR) di area pertambangan./Bisnis
Alat berat Komatsu yang dipasarkan PT United Tractors Tbk. (UNTR) di area pertambangan./Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA— Pundi-pundi PT United Tractors Tbk. (UNTR) dari lini bisnis pertambangan dan pengolahan nikel makin menggemuk setelah aksi akuisisi perseroan pada 2023. 

Sara Loebis, Corporate Secretary UNTR, mengatakan perseroan memasuki bisnis nikel pada kuartal IV/2023 dan sedang dalam proses pengembangan aset nikel tersebut.

Pada 2024, pendapatan UNTR dari segmen pertambangan emas dan mineral lainnya mencapai Rp9,9 triliun atau naik 90% dari Rp5,2 triliun pada 2023. Capaian itu juga melampaui realisasi pendapatan bersih segmen usaha yang sama pada 2022 senilai Rp7,7 triliun.

Segmen usaha nikel UNTR dijalankan lewat PT Stargate Pasific Resources (SPR) dan Nickel Industries Limited (NIC). 

Lebih terperinci, PT Stargate Pasific Resources (SPR) mengoperasikan tambang nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. SPR mencatatkan penjualan bijih nikel sebesar 1.975.000 wet metric ton (wmt) sampai kuartal IV/2024 yang terdiri atas 693.000 wmt saprolit dan 1.282.000 wmt limonit.

Sementara itu, Nickel Industries Limited (NIC) yang dimiliki sebesar 19,99% merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi dengan aset utama yang berlokasi di Indonesia. UNTR mencatat equity income dari NIC untuk periode 12 bulan sejak kuartal terakhir 2023 sampai dengan 9 bulan 2024. 

“Operasional RKEF NIC melaporkan penjualan 34.400 ton logam nikel pada kuartal IV/2023 dan 96.300 ton logam nikel dalam 9 bulan pertama 2024,” paparnya dalam keterangan resmi dikutip Jumat (28/2/2025).

Pada 30 November 2023, UNTR melalui anak perusahaannya PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) menyelesaikan transaksi pengambilan 70% kepemilikan saham di PT Stargate Pasific Resources (SPR) dan PT Stargate Mineral Asia (SMA) dengan total nilai transaksi sebesar Rp3,2 triliun.

Setelah itu, entitas Grup Astra menyelesaikan transaksi akuisisi 66,67% kepemilikan saham PT Anugerah Surya Pacific Resources (ASPR) dengan nilai total sebesar Rp1,6 triliun pada 1 Desember 2023. Akuisisi ASPR yang merupakan perusahaan induk dengan kepemilikan 30% saham SPR dan SMA dilakukan UNTR melalui Danusa Tambang Nusantara.

Sementara itu, usaha pertambangan emas UNTR dioperasikan oleh PT Agincourt Resources (PTAR) dan PT Sumbawa Jutaraya (SJR). Dua anak usaha UNTR itu mencatatkan total penjualan setara emas sebesar 232.000 ons pada 2024 atau 32% lebih tinggi dari 2023.

Agincourt Resouces mengoperasikan tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Martabe mencatatkan penjualan setara emas sebesar 230.000 ons atau naik 31% dibandingkan dengan 2023.

Sementara itu, SJR mengoperasikan tambang emas di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. SJR mencatatkan 1.800 ons penjualan setara emas karena baru saja memulai penjualan pada kuartal IV/2024.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ana Noviani
Editor : Ana Noviani
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper