Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Industri Perfilman Dalam Negeri Bergeliat, Kinerja Cinema XXI (CNMA) Terkerek

Bioskop Cinema XXI yang dikelola PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. (CNMA) membukukan kinerja moncer seiring dengan tren positif industri perfilman Indonesia.
Cinema XXI
Cinema XXI

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pengelola bioskop Cinema XXI, PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. (CNMA) membukukan kinerja moncer seiring dengan tren positif industri perfilman Indonesia.

Direktur Utama Cinema XXI Suryo Suherman mengatakan industri film dalam negeri menunjukkan tren positif dengan menyuguhkan beragam cerita dan kualitas yang menarik minat masyarakat untuk menonton.

"Di tengah tantangan pemulihan pasar film internasional, perkembangan industri film dalam negeri telah menghasilkan beragam film berkualitas yang mendukung pertumbuhan industri bioskop di Indonesia," katanya dalam siaran pers, dikutip Kamis (27/2/2025).

Adapun, di sepanjang 2024, terdapat 21 judul film nasional yang telah ditonton lebih dari satu juta penonton. Bahkan, tujuh dari sepuluh film dengan jumlah penonton terbanyak pada 2024 merupakan produksi dalam negeri. 

Tren tersebut pun mengangkat kinerja emiten pengelola bioskop Cnema XXI tersebut. Berdasarkan Laporan Keuangan, laba bersih CNMA naik sebesar 5,98% dari Rp687,7 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan CNMA tercatat sebesar Rp5,7 triliun hingga 31 Desember 2024, meningkat 9,19% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp5,2 triliun. 

Suryo Suherman memaparkan bahwa peningkatan pendapatan sepanjang 2024 didukung oleh kontribusi penjualan tiket bioskop serta makanan dan minuman yang mencapai Rp5,5 triliun atau tumbuh 9,8% dibandingkan tahun sebelumnya. 

Menurutnya, pertumbuhan penjualan tersebut didorong berbagai inovasi dan strategi bisnis seperti penambahan bioskop baru di lokasi yang strategis dan potensial, diversifikasi menu makanan dan minuman sesuai dengan selera penonton, serta program promosi yang efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, laba bersih setelah pajak CNMA juga mencatatkan kenaikan menjadi Rp802,5 miliar, tumbuh 8,1% sepanjang 2024 dibandingkan periode yang sama 2023 sebesar Rp742,3 miliar, dengan perolehan EBITDA sebesar Rp1,8 triliun. 

Adapun dalam upaya meningkatkan akses layanan serta pertumbuhan bisnis, Suryo mengatakan bahwa sepanjang 2024 Cinema XXI telah membuka 16 lokasi bioskop baru dan menambah 70 layar, sehingga total bioskop yang dioperasikan mencapai 256 bioskop dengan total 1.350 layar di 65 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. 

Dia menjelaskan bahwa perluasan jaringan bioskop ini turut mendorong peningkatan jumlah penonton yang mencapai 87,1 juta penonton pada 2024, tumbuh sebesar 3,3% dari 84,3 juta penonton pada 2023.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Erta Darwati
Editor : Dwi Nicken Tari
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper