Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham Unilever Indonesia UNVR Melesat Usai Hein Schumacher Undur Diri

Saham UNVR naik 4,78% ke level Rp1.205 pada sesi pertama perdagangan hari ini di tengah kabar pengunduran diri CEO Unilever Plc, Hein Schumacher.
Unilever/www.unilever.co.id
Unilever/www.unilever.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) mencatatkan penguatan setelah parkir di zona merah selama 5 hari perdagangan beruntun. Rebound ini juga terjadi bertepatan dengan pengunduran diri CEO Unilever Plc. Hein Schumacher.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham UNVR mencatatkan kenaikan sebesar 4,78 ke level Rp1.205 hingga sesi pertama perdagangan Rabu (26/2/2025).

Kenaikan ini menjadi titik balik bagi saham perseroan setelah lima hari beruntun berada di zona merah. Menurut data BEI, saham UNVR terkoreksi 12,36% dalam kurun sepekan terakhir dan melemah 26,97% selama sebulan.

Peningkatan saham UNVR terjadi di tengah kabar mengejutkan dari CEO Unilever Plc. Hein Schumacher yang memutuskan untuk mengundurkan diri mulai 1 Maret 2025. Dia akan resmi meninggalkan perusahaan konsumer global itu pada 31 Mei 2025.

“Sebagai penggantinya, Fernando Fernandez, yang saat ini menjabat sebagai Chief Financial Officer [CFO] dan Direktur Eksekutif Unilever, akan ditunjuk sebagai CEO mulai 1 Maret 2025,” tulis pengumuman resmi Unilever Plc. 

Chairman Unilever Ian Meakins menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Hein Schumacher yang telah merancang ulang strategi perusahaan, sehingga mampu memberikan kemajuan terhadap kinerja keuangan perusahaan sepanjang 2024. 

“Hein telah memperkenalkan dan memimpin program produktivitas besar serta memulai pemisahan bisnis es krim, yang semuanya berjalan sesuai rencana,” ucapnya.

Sementara itu, Meakins memandang bahwa Fernando Fernandez memiliki pendekatan yang tegas dan berorientasi pada hasil. Fernando juga dianggap berperan dalam pengembangan Growth Action Plan (GAP) dan program produktivitas.

Sebelum menduduki posisi CFO pada Januari 2024, Fernando telah memimpin divisi Beauty & Wellbeing perusahaan. Dia juga pernah menjabat sebagai Presiden Unilever Amerika Latin, CEO Unilever Brasil, dan CEO Unilever Filipina.

“Fernando memiliki rekam jejak kuat dalam pengelolaan kinerja dan portofolio, kecintaan terhadap merek, serta pemahaman tentang operasi Unilever,” ujar Meakins.

Hein Schumacher turut mengucapkan terima kasih atas kesempatannya yang diberikan untuk memimpin Unilever. Menurutnya, perusahaan kini telah mencapai kemajuan dan menorehkan sejumlah pencapaian dalam waktu singkat.

“Dengan penerapan strategi yang jelas, restrukturisasi portofolio yang sedang berjalan, serta tim kepemimpinan yang kuat, saya yakin Unilever akan semakin berkembang di masa depan,” pungkas Hein Schumacher.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper