Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Serikat Pekerja KFC Geruduk Kemenaker Imbas PHK, Saham FAST Anjlok 2,42%

Serikat pekerja PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) atau KFC menggeruduk kantor Kemenaker, saham FAST anjlok 2,42% siang ini.
Pengunjung beraktivitas di salah satu gerai KFC di Jakarta, Sabtu (2/11/2024)./JIBI/Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Pengunjung beraktivitas di salah satu gerai KFC di Jakarta, Sabtu (2/11/2024)./JIBI/Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA — Saham PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) anjlok sebesar 2,42% seirng dengan serikat pekerja KFC menggeruduk kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) pada hari ini, Rabu (26/2/2025).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham FAST merosot sebesar 2,42% pada perdagangan sesi satu, Rabu (26/2/2025). Ambrolnya saham FAST berbarengan dengan aksi demonstrasi tersebut.

Saham FAST anjlok setelah aksi demonstrasi yang dilakukan serikat pekerja PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) atau KFC karena dianggap telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak.

Koordinator Lapangan Aksi SP-KFC Anthony Matondang sebelumnya mengatakan para serikat pekerja PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) atau KFC menuntut upah yang tidak dibayar selama 6 bulan.

“Selama 6 bulan ini pekerja KFC tidak diberikan upah,” kata Anthony kepada Bisnis, Rabu (26/2/2025). 

Selain itu, serikat pekerja KFC juga mendesak agar Kemenaker dan KFC mempekerjakan kembali 11 orang pekerja KFC Basuki Rahmat Surabaya dengan cara rotasi atau mutasi, serta meminta agar KFC menghentikan diskriminasi.

Lebih lanjut, Anthony menyatakan bahwa aksi unjuk rasa yang digelar pada hari ini, hanya sebatas aksi massa. 

“Belum mogok kerja, masih aksi massa,” ungkapnya menjelaskan.

Menilik ke belakang, PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) yang mengelola restoran KFC juga sebelumnya melakukan PHK, akibat membukukan rugi bersih sebesar Rp557,08 miliar hingga kuartal III/2024.

Kerugian tersebut berimbas terhadap keputusan perusahaan yang akhirnya menetapkan untuk menutup sebanyak 47 gerai KFC hingga September 2024, di antaranya 3 gerai di Sulawesi, 1 gerai di Bali, 39 gerai di Jawa dan 4 gerai di Sumatera.

Adapun tercatat dalam Laporan Keuangan bahwa perusahaan PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) mengoperasikan 715 gerai restoran hingga 30 September 2024, dari sebelumnya 762 gerai pada 31 Desember 2023.

Penutupan gerai tersebut berimbas terhadap efisiensi karyawan sebanyak 2.274 orang. Tercatat ada sebanyak 13.715 karyawan hingga 30 September 2024, dari 15.989 karyawan pada 31 Desember 2023.

Seperti diketahui, aksi demonstrasi serikat pekerja KFC tersebut dimulai dari Kantor Kemenaker yang berlokasi di Jalan Jendral Gatot Subroto Kav. 51, Jakarta Selatan, menuju KFC Pusat di Jalan MT. Haryono Kav. 7, Jakarta Selatan. 

Adapun, diperkirakan ada sekitar 150 pekerja PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) atau KFC yang rencananya akan menggeruduk Kantor Kemnaker dan KFC Pusat.

Berdasarkan surat pemberitahuan aksi dari Instagram @serikat_perjuangan_kfc, Anthony menyampaikan bahwa KFC telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak dan melanggar aturan perundang-undangan yang berlaku.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Erta Darwati
Editor : Dwi Nicken Tari
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper