Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emiten Jusuf Hamka (CMNP) Mau Buyback 10% Saham, Ini Alasannya

Emiten Jusuf Hamka (CMNP) bakal melakukan pembelian kembali (buyback) saham maksimal 10% atau sebanyak-banyaknya 543,74 juta lembar saham.
Investor mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Selasa (18/3/2025). IHSG terjun bebas pada Selasa (18/3/2025) dan membuat BEI melakukan pembekuan perdagangan sementara atau trading halt. Trading halt ini merupakan trading halt pertama yang dilakukan BEI sejak 2020./JIBI/Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Investor mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Selasa (18/3/2025). IHSG terjun bebas pada Selasa (18/3/2025) dan membuat BEI melakukan pembekuan perdagangan sementara atau trading halt. Trading halt ini merupakan trading halt pertama yang dilakukan BEI sejak 2020./JIBI/Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten Jusuf Hamka (CMNP) bakal melakukan pembelian kembali (buyback) saham maksimal 10% atau sebanyak-banyaknya 543,74 juta lembar saham. 

Untuk buyback saham itu, CMNP mengalokasikan dana sebesar Rp815,61 miliar yang berasal dari kas internal termasuk biaya transaksi buyback. 

Direktur PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) Hasyim mengatakan langkah buyback saham CMNP lantaran kondisi pasar yang fluktuatif sambil memperhatikan POJK No.13/2023 tentang Stabilitas Pasar Modal Pada Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan. 

"Tidak ada dampak atau pengaruh terhadap kegiatan operasional dan hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan perusahaan," ujarnya seperti dilansir keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia yang dipublikasikan  tanggal 27 Maret 2025.

Manajemen CMNP menjelaskan buyback saham dilakukan sebagai upaya perseroan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham, meningkatkan kinerja saham sesuai dengan kondisi fundamental perusahaan serta menjaga kepercayaan publik. 

Periode buyback saham CMNP dilakukan selama 3 bulan sejak tanggal 2 Mei 2025-26 Juni 2025. CMNP berencana menyerok sebanyak 543,74 juta lembar saham dengan nominal sebesar Rp500 per lembar.

Adapun, pada penutupan pasar sebelum libur Idulfitri 2025, saham CMNP dihargai Rp1.555 per lembar, turun 9,06%. Walau begitu, harga saham CMNP itu masih naik 11,07% jika dilihat sejak awal tahun (year to date/YtD).

Harga saham CMNP pada 2025 sempat naik tinggi seiring dengan rumor masuknya Grup Salim sebagai pengendali perseroan.

Hasyim, Sekretaris Perusahaan CMNP, mengatakan sejauh ini perseroan belum menerima pemberitahuan ataupun korespondensi baik dari pemegang saham maupun dari Salim Group terkait dengan rencana pengalihan saham utama di perusahaan jalan tol itu. 

"Selain itu, saat ini tidak terdapat informasi atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup serta harga sama perseroan," ujarnya dikutip dari keterbukaan informasi, Selasa (14/1/2025). 

Sebelumnya, Jusuf Hamka menyebut rencana Salim Group menjadi pemegang saham utama CMNP. 

Di sisi lain, CMNP telah menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Senin (30/12/2024).

Dua anak Jusuf Hamka mengundurkan diri dari perusahaan CMNP. Keduanya yakni, Fitria Yusuf dan Feisal Hamka. Fitria mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama, sedangkan Feisal mengundurkan diri dari jabatan sebagai Komisaris Utama.

Posisi Fitria sebagai Direktur Utama digantikan oleh Arief Dudhy Hardono. Sementara itu, posisi Feisal sebagai komisaris utama digantikan oleh Dahnu Teguh Adrianto. 

Selain Fitria dan Feisal, CMNP juga menerima pengunduran diri Olivia Alan dari jabatan komisaris independen. Olivia Alan diketahui merupakan istri dari aktor Denny Sumargo. 

----------------------- 

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Thomas Mola
Editor : Thomas Mola
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper