Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Trisula International (TRIS) Siapkan Capex Rp30 Miliar untuk 2025

PT Trisula International Tbk. (TRIS) menyiapkan capital expenditure (capex) sebesar Rp30 miliar pada 2025.
Direktur PT Trisula Internasional Tbk. (TRIS) Kartono Budiman (kiri), Presiden Direktur TRIS Widjaya Djohan, Presiden Direktur PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) Karsongno Wongso Djaja, Direktur BELL Lukas Ginting, Direktur BELL Heru Jatmiko dan Direktur BELL, Wagiono, saat Konferensi Pers di Cimahi, Bandung, Kamis (27/2/2025)/Bisnis-Erta Darwati
Direktur PT Trisula Internasional Tbk. (TRIS) Kartono Budiman (kiri), Presiden Direktur TRIS Widjaya Djohan, Presiden Direktur PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) Karsongno Wongso Djaja, Direktur BELL Lukas Ginting, Direktur BELL Heru Jatmiko dan Direktur BELL, Wagiono, saat Konferensi Pers di Cimahi, Bandung, Kamis (27/2/2025)/Bisnis-Erta Darwati

Bisnis.com, CIMAHI — Emiten tekstil PT Trisula International Tbk. (TRIS) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp30 miliar pada 2025.

Presiden Direktur Trisula International Widjaya Djohan mengatakan bahwa nilai capex tersebut sangat fleksibel tergantung pada pertumbuhan perusahaan. Menurutnya, alokasi capex TRIS sangat fleksibel tetapi fokus untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas perseroan.

"Kalau hasil pertumbuhan kuartal I/2025 bagus, kami akan lanjutkan pemakaian capex ini untuk kuartal II/2025," katanya kepada awak media, saat Konferensi Pers di Cimahi, Bandung, Kamis (27/2/2025).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Trisula International Kartono Budiman mengungkap bahwa target pertumbuhan penjualan perusahaan sebesar 10% pada 2025.

Untuk mencapai target tersebut, TRIS melanjutkan strategi made to measure yang fokus pada pesanan langsung sesuai dengan kebutuhan konsumen. Strategi selanjutnya adalah dengan menggunakan otomatisasi semaksimal mungkin dan terus menjaga konsistensi kualitas.

Selain itu, dia mengungkap bahwa TRIS berencana memperluas cakupan ekspor. Ekspansi ekspor menjadi salah satu faktor kunci kinerja TRIS mengingat pasar luar negeri berkontribusi 60% terhadap penjualan perseroan. 

Saat ini, kata Kartono, TRIS sudah merambah ke pasar Amerika, Australia, Inggris, hingga Asia. Namun, belum masuk ke pasar Afrika.

"Untuk Australia dan Selandia Baru kami sudah hadir cukup signifikan di sana, baik itu dari bisnis fesyen, retail, maupun seragam," ucapnya.

Seperti diketahui, berdasarkan laporan keuangan per September 2024, Trisula International mencetak kinerja penjualan sebesar Rp1,08 triliun, tumbuh 3,5% secara tahunan (year-on-year/YoY) dari Rp1,04 triliun per September 2023. Adapun segmen manufaktur yakni produksi kain dan garmen masih menjadi kontributor terbesar terhadap penjualan TRIS.

Selain itu, laba bersih tahun berjalan TRIS juga meningkat 15,7% YoY menjadi Rp62,23 miliar hingga kuartal III/2024, dari Rp53,77 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Erta Darwati
Editor : Ana Noviani
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper